Sebentar lagi kita akan kedatangan bulan yang penuh rahmat. Maka mari kita menyambutnya dengan kebahgiaan karena di dalmnya penuh rahmat dam magfirah dari ALLH SWT. Mungkin kita saat ini masih sedikit mengetahui manfaat dari puasa. Manfaat puasa bagi kesehatan dibahas dengan gamblang dengan data-data pendukung berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan baik oleh lembaga penelitian maupun lembaga kesehatan dari seluruh dunia. Beberapa manfaat puasa terhadap kesehatan jasmani yang tertera antara lain: memberikan kesempatan Sabtu, 03 Juli 2010
Fasting is Healthy
Sebentar lagi kita akan kedatangan bulan yang penuh rahmat. Maka mari kita menyambutnya dengan kebahgiaan karena di dalmnya penuh rahmat dam magfirah dari ALLH SWT. Mungkin kita saat ini masih sedikit mengetahui manfaat dari puasa. Manfaat puasa bagi kesehatan dibahas dengan gamblang dengan data-data pendukung berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan baik oleh lembaga penelitian maupun lembaga kesehatan dari seluruh dunia. Beberapa manfaat puasa terhadap kesehatan jasmani yang tertera antara lain: memberikan kesempatan Senin, 28 Juni 2010
TIPS ISTIQOMAH MELAKSANAKAN QIYAMUL LAIL
Di antara kiat-kiat tersebut adalah:
1. Diusahakan melakukan shalat 5 waktu secara tepat waktu dan berjamaah di masjid (bagi laki-laki) kemudian melengkapinya dengan sholat sunnah rawatib.
2. Memprogram aktivitas 24 jam
3. Memahami kebutuhan akal, jasmani dan rohani dan diberikan secara seimbang.
4. Mengetahui keutamaan, nilai, dan pahala yang Allah sediakan untuk orang yang melakukan qiyamul lail.
5. Hindari maksiat dan dosa dan cepatlah istighfar (mohon ampun) ketika melakukan dosa. Sufyan Ats-Tsauri berkata : “Aku sulit sekali melakukan Qiyamul Lail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan”
6. Mempunyai perasaan bermunajat dengan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang
1. Diusahakan melakukan shalat 5 waktu secara tepat waktu dan berjamaah di masjid (bagi laki-laki) kemudian melengkapinya dengan sholat sunnah rawatib.
2. Memprogram aktivitas 24 jam
3. Memahami kebutuhan akal, jasmani dan rohani dan diberikan secara seimbang.
4. Mengetahui keutamaan, nilai, dan pahala yang Allah sediakan untuk orang yang melakukan qiyamul lail.
5. Hindari maksiat dan dosa dan cepatlah istighfar (mohon ampun) ketika melakukan dosa. Sufyan Ats-Tsauri berkata : “Aku sulit sekali melakukan Qiyamul Lail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan”
6. Mempunyai perasaan bermunajat dengan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang
Tips saat menjalankan ibadah haji
Tips Bugar Saat Ibadah
• Latihan jalan sebelum berangkat (jika mampu minimal 7 km, seminggu satu kali)
• Kurangi kegiatan yang tak perlu
• Istirahat dan tidur cukup
• Makan bergizi dan teratur
• Membawa obat-obatan yang biasa dipakai di tanah air
• Latihan jalan sebelum berangkat (jika mampu minimal 7 km, seminggu satu kali)
• Kurangi kegiatan yang tak perlu
• Istirahat dan tidur cukup
• Makan bergizi dan teratur
• Membawa obat-obatan yang biasa dipakai di tanah air
KEISTIMEWAAN BULAN RAJAB
Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang sangat khusus dan istimewa karena merupakan bulannya Allah. Disamping itu ada beberapa keistimewaan lain yang ada pada bulan Rajab Selain bulan Ramadhan maka pada bulan Rajab ini juga memiliki banyak keistimewaan, antara lain mendapatkan Ridha, kemuliaan, pahala yang berlipat, permohonan akan dikabulkan serta akan diampuni segala dosan dan akan digantikan dengan amal kebaikan. Luar biasa memang, sekarang semua tergantung anda, apakah akan mengambil peluang ini, akan sakaratul maut akan datang lebih dahulu sebelum kita sempat menikamti keistimewaan ini.Dalam salah satu Hadist, Nabi Muhammad SAW telah bersabda, “Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulannya ALLAH, maka:
Puasa sunah danpuasa yang diharamkan
Puasa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Puasa enam hari pada bulan Syawwal.
Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadhan, lalu diikuti dengan puasa enam hari pada bulan Syawwal, seolah-olah ia berpuasa setahun penuh.” (HR Muslim, al-Tirmidzi, Abu dawud, dll).
2. Puasa Nabi Daud.
Nabi saw. bersabda, “Shalat yang paling Allah sukai adalah Shalat Daud. Dan puasa yang paling Allah sukai adalah puasa Daud. Ia tidur setengah malam, bangun pada sepertiganya, dan tidur pada seperenamnya. Lalu, ia berpuasa satu hari dan berbuka satu hari.” (HR al-Bukhârî).
1. Puasa enam hari pada bulan Syawwal.
Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadhan, lalu diikuti dengan puasa enam hari pada bulan Syawwal, seolah-olah ia berpuasa setahun penuh.” (HR Muslim, al-Tirmidzi, Abu dawud, dll).
2. Puasa Nabi Daud.
Nabi saw. bersabda, “Shalat yang paling Allah sukai adalah Shalat Daud. Dan puasa yang paling Allah sukai adalah puasa Daud. Ia tidur setengah malam, bangun pada sepertiganya, dan tidur pada seperenamnya. Lalu, ia berpuasa satu hari dan berbuka satu hari.” (HR al-Bukhârî).
Jumat, 25 Juni 2010
Dzikir
Alhamdulillah. Dzikir itu ada yang ditentukan jumlahnya dan ada yang tidak ditentukan jumlahnya. Dzikir yang yang ditentukan jumlahnya harus berdasarkan dalil dari Rasulullah. Di antara dizikir yang ditentukan jumlahnya adalah seperti dzikir sehabis shalat: Rasulullah s.a.w. bersabda,
Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah s.a.w. beliau bersabda, “Barangsiapa yang membaca subhanallah setiap selesai shalat 33 x membaca alhamdulillah 33 x, membaca Allahu Akbar 33x hingga menjadi 99. beliau bersabda lalu disempurnakan menjadi seratus dengan Lâ ilâha lillallah wahdahû lâ syarîkalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli Syaiin qadîr, diampuni dosanya sekalipun seperti buih lautan. (HR. Muslim).
Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda, “Barangsiapa membaca: Lâ ilâha lillallah wahdahû lâ syarîkalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli Syaiin qadîr, dalam sehari seratus kali, maka sama dengan memerdekakan sepuluh hamba sahaya, dituliskan baginya seratus kebaikan, dihapuskan darinya seratus kesalahan. Bacaan tersebut menjadi penghalang baginya dari syetan pada hari itu hingga sore hari. Tidak ada yang menghadirkan yang lebih utama daripada yang dia hadirkan kecuali orang yang lebih banyak membacanya daripadanya.” (HR. Bukhari)
Dari Abu Hurairah r.a. sesungguhnya Rasulullah bersabda, barangsiapa yang membaca subhanallah wabihamdihi pada satu hari seratus kali, dihapuskan kesalahannya sekalipun seperti buih lautan. (HR. Bukhari)
Dari Utsman bin Affan r.a. dia berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda, “Tidak ada seorang hamba pun yang membaca setiap pagi dan sore setiap malam: bismillah lâ yadhurruhu ma’asmihi syaiun fil Ardhi wa lâ fis samâ-I wahuwas samîul alîm. Tiga kali maka tidak akan ada yang memudhuaratkannya sesuatu pun.” (HR. Tirmdzi).
Dan masih banyak lagi contoh lain yang menunjukkan beberapa dzikir yang ditentukan jumlahnya, seperti dzikir waktu pagi dan petang (al-Ma’tsurat).
Adapun penetuan jumlah dzikir dengan jumlah hitungan sekian ribu kali, atau sekian puluh ribu kali, dengan harapan bisa kaya, bisa pintar dan sebagainya adalah tidak ada dalilnya, dan perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan bid’ah, karena Rasulullah dan para sahabatnya tidak pernah melakukannya. Wallahu A’lam bishawwab
Oleh; Abdul Muttaqin
Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah s.a.w. beliau bersabda, “Barangsiapa yang membaca subhanallah setiap selesai shalat 33 x membaca alhamdulillah 33 x, membaca Allahu Akbar 33x hingga menjadi 99. beliau bersabda lalu disempurnakan menjadi seratus dengan Lâ ilâha lillallah wahdahû lâ syarîkalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli Syaiin qadîr, diampuni dosanya sekalipun seperti buih lautan. (HR. Muslim).
Di samping itu ada juga dzikir yang ditentukan jumlahnya seperti yang disebutkan dalam dalil-dalil berikut ini:
Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda, “Barangsiapa membaca: Lâ ilâha lillallah wahdahû lâ syarîkalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli Syaiin qadîr, dalam sehari seratus kali, maka sama dengan memerdekakan sepuluh hamba sahaya, dituliskan baginya seratus kebaikan, dihapuskan darinya seratus kesalahan. Bacaan tersebut menjadi penghalang baginya dari syetan pada hari itu hingga sore hari. Tidak ada yang menghadirkan yang lebih utama daripada yang dia hadirkan kecuali orang yang lebih banyak membacanya daripadanya.” (HR. Bukhari)
Dari Abu Hurairah r.a. sesungguhnya Rasulullah bersabda, barangsiapa yang membaca subhanallah wabihamdihi pada satu hari seratus kali, dihapuskan kesalahannya sekalipun seperti buih lautan. (HR. Bukhari)
Dari Utsman bin Affan r.a. dia berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda, “Tidak ada seorang hamba pun yang membaca setiap pagi dan sore setiap malam: bismillah lâ yadhurruhu ma’asmihi syaiun fil Ardhi wa lâ fis samâ-I wahuwas samîul alîm. Tiga kali maka tidak akan ada yang memudhuaratkannya sesuatu pun.” (HR. Tirmdzi).
Dan masih banyak lagi contoh lain yang menunjukkan beberapa dzikir yang ditentukan jumlahnya, seperti dzikir waktu pagi dan petang (al-Ma’tsurat).
Adapun penetuan jumlah dzikir dengan jumlah hitungan sekian ribu kali, atau sekian puluh ribu kali, dengan harapan bisa kaya, bisa pintar dan sebagainya adalah tidak ada dalilnya, dan perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan bid’ah, karena Rasulullah dan para sahabatnya tidak pernah melakukannya. Wallahu A’lam bishawwab
Oleh; Abdul Muttaqin
Sabtu, 29 Mei 2010
Jadikan Shalat Sebagai Nafas Kehidupan
Sebagai seorang muslim yang baik, Anda tidak asing lagi dengan ibadah shalat. Ibadah khusus sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah. Bahkan secara khusus, Allah memerintahkan kewajiban shalat ini, melalui peristiwa isra’ mi’raj yang monumental. Sehingga sudah selayaknya, Anda menjadikan ibadah shalat sebagai nafas kehidupan.Menjadikan shalat sebagai nafas kehidupan, ini berarti bahwa Anda menjadikan ibadah shalat sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam semua sisi kehidupan. Tentunya, dimanapun Anda berada, dalam kondisi bagaimanapun, Anda senantiasa mengerjakan shalat yang lima waktu (shalat subuh, dzuhur, asar, maghrib dan isya), Anda tidak pernah meninggalkannya.Ada beberapa catatan penting berkaitan dengan ibadah shalat, mudah-mudahan bisa dijadikan renungan dan pemahaman,
sehingga motivasi Anda dalam melaksanakan shalat semakin meningkat.
sehingga motivasi Anda dalam melaksanakan shalat semakin meningkat.
Rabu, 26 Mei 2010
Hikmah Disyariatkanya Sholat Berjamaah
Diantara ketinggian syariat Islam bahwasanya ia mewajibakan dalam banyak ibadah perkumpulan yang sama halnay dengan muktamar Islami, berkumpul didalamnya kaum muslimin untuk saling berinteraksi , berkenalan dan berembuk antar sesama dalam perkara-perkara mereka hingga terwujud tolong-menolng dalam menyelesaikan masalah mereka dan dengar pendapat (tukar pikiran) yang didalamnya banyak mengandung manfaat yang besar, faedah yang banyak hingga tak terhitung berupa pengajaran mereka yang bodoh, membantu yang lemah, melunakna hati dan menampakkan keilmuaan Islam. Telah datang wahyu ilahi yang menetapkan hal ini; tidak hanya membidik individu saja dalam amar ma’ruf nahi munggkar tetapi juga kelompok , semua diarahkan dan diberi petunjuk. Allah ta’ala berfirman:
Minggu, 16 Mei 2010
Buah Kebeningan Hati
Saudara-saudaraku, sungguh beruntung bagi siapapun yang mampu menata qolbunya menjadi bening, jernih, bersih, dan selamat. Sungguh berbahagia dan mengesankan bagi siapapun sekiranya memiliki qolbu yang tertata, terpelihara, dan terawat dengan sebaik-baiknya. Karena selain senantiasa merasakan kelapangan, ketenangan, ketenteraman, kesejukan, dan indahnya hidup di dunia ini, pancaran kebeningan hati pun akan tersemburat pula dari indahnya setiap aktivitas yang dilakukan.
Betapa tidak, orang yang hatinya tertata dengan baik, wajahnya akan jauh lebih jernih. Bagai embun menggelayut di ujung dedaunan di pagi hari yang cerah lalu terpancari sejuknya sinar mentari pagi; jernih, bersinar, sejuk, dan menyegarkan. Tidak berlebihan jika setiap orang akan merasa nikmat menatap pemilik wajah yang cerah, ceria, penuh sungging senyuman tulus seperti ini.
Betapa tidak, orang yang hatinya tertata dengan baik, wajahnya akan jauh lebih jernih. Bagai embun menggelayut di ujung dedaunan di pagi hari yang cerah lalu terpancari sejuknya sinar mentari pagi; jernih, bersinar, sejuk, dan menyegarkan. Tidak berlebihan jika setiap orang akan merasa nikmat menatap pemilik wajah yang cerah, ceria, penuh sungging senyuman tulus seperti ini.
Urgensi Kedudukan Shalat Dalam Islam
Shalat memiliki ranting tertinggi diantara ibadah-ibadah lainya, bahkan kedudukan terpenting dalam Islam yang tak tertandingi oleh ibadah lain; shalat adalah tiang agana yang tidak bisa tegak agama seseorang kecuali denganya. Allah Aza wazala berfirman:
Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.(Q.S. An-Nisa’(04) : 103)
Pilar seluruh agama adalah shalat karena ia ibadah yang pertama sebagai konsekwensi iman, tidak ada syariat samawi yang lepas darinya. Telah datang perintah melaksanakanya juga motivasi bagi pelaksananya yang disampaikan oleh lisan para Nabi dan Rasul, karena dampaknya yang besar pada pengelolahan jiwa dan
Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.(Q.S. An-Nisa’(04) : 103)
Pilar seluruh agama adalah shalat karena ia ibadah yang pertama sebagai konsekwensi iman, tidak ada syariat samawi yang lepas darinya. Telah datang perintah melaksanakanya juga motivasi bagi pelaksananya yang disampaikan oleh lisan para Nabi dan Rasul, karena dampaknya yang besar pada pengelolahan jiwa dan
Jumat, 14 Mei 2010
Makna Dua Kalimat Thoyibah
Sering kita sebaga umat muslim khususnya, mengetahui apa itu syahadat bahkan ada juga yang tidak mengetahuinya, ini sangat memperihatinkan. Lantas bagaimana kita sebagai da'i agar kiranya makna Syahadat ini bisa sampai kepada orang yang belum mengetahuinya. Kalimat syahadat artinya adlah kesaksian kita sebagai hamba yang menakini adanya Allah swt, lalu bagaimana kita memaknai syahadat itu sendiri? Tentunya kita masih banyak pertanyaan. Ketika kita bersyahadat berarti seluruh anggota tubuh kita, baik itu penglihatan, lisan, telinga
dan sebagainya. Semuanya bersyahadat kepadanya, dan ini bukan saja seperti kita berikrar tetapi seuah pengabdian kita sebagai hambanya, Syahadat ini juga merupakan pekerjaan hati karena ketika hati seseorang
dan sebagainya. Semuanya bersyahadat kepadanya, dan ini bukan saja seperti kita berikrar tetapi seuah pengabdian kita sebagai hambanya, Syahadat ini juga merupakan pekerjaan hati karena ketika hati seseorang
Langganan:
Komentar (Atom)